Menjaga Hutan Bersama: Pemeliharaan Tahap Kedua


Menyambung Komitmen Bersama

Pelaksanaan pemeliharaan tahap kedua di area Hutan Desa Long Ayap, Kalimantan Timur berlangsung dari tanggal 6 – 16 Agustus 2025. Lokasi kegiatan berada di seberang kampung Long Ayap dan hanya bisa diakses menggunakan perahu kecil melintasi sungai. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pokok pohon dapat tumbuh sehat, kuat, dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Foto Bersama Masyarakat Kampung Long Ayap, Perwakilan PT Mulia Inti Perkasa dan Perwakilan Yayasan Hylobates Awara

Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan tahap kedua di Hutan Desa Long Ayap meliputi dua komponen utama, yaitu pemeliharaan tanaman (pembersihan dan pemupukan) serta pendataan tanaman. Kegiatan pemupukan dilaksanakan dengan menggunakan campuran pupuk NPK 16-16-16 dan Antazam. Fungsi dari Pupuk NPK 16-16-16 sebagai penyedia unsur hara makro utama (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium) secara seimbang untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sedangkan, Antazam berperan dalam menetralkan tingkat keasaman tanah serta menambahkan mineral penting sehingga proses penyerapan unsur hara oleh tanaman dapat berlangsung lebih optimal.

Pelaksanaan pembersihan dan pemupukan dilakukan selama empat hari, yaitu pada tanggal 6, 8, 9 dan 11 Agustus 2025. Sementara itu, kegiatan pendataan tanaman dilaksanakan selama sembilan hari, yakni pada tanggal 6–9 Agustus, 11–13 Agustus, serta 15–16 Agustus 2025. Setiap harinya, belasan warga Long Ayap terlibat aktif dalam kegiatan pemeliharaan tahap kedua ini, mulai dari pembersihan gulma, pemupukan, hingga pendataan pertumbuhan pohon. Adapun pada pelaksanaan kegiatan ini sempat terhambat, dikarenakan kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Pelaksanaan Kegiatan Pemeliharaan Tahap Kedua

Dalam rangka menunjang kelancaran kegiatan, PT MIP menyalurkan dana operasional serta menyerahkan pupuk, perlengkapan ukur, dan kebutuhan pendukung lainnya kepada Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Long Ayap agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Proses Serah Terima antara Perwakilan PT MIP dengan
Perwakilan LPHD Long Ayap

Hasil yang Dicapai

Pemeliharaan tahap kedua mencatat hasil yang baik. Jumlah pohon yang terdata meningkat dari 704 pada tahap pertama menjadi 747 pohon, dikarenakan terdapat beberapa penemuan baru pada pemeliharaan tahap kedua ini. Dari sisi pertumbuhan, rata-rata tinggi pada pemeiliharaan tahap kedua ini pada pohon gaharu mencapai 128 cm, durian 152 cm, duku 275 cm, dan mata kucing 111 cm. Sejumlah kendala ditemukan saat berlangsungnya kegiatan ini, seperti kondisi cuaca yang kurang mendukung, beberapa pohon tercatat mengalami patah atau kering akibat kondisi alam maupun aktivitas manusia, dan sekitar 31,9% tanda identifikasi pohon hilang, yang menyulitkan proses pendataan pada periode ini. Catatan ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat sistem pendataan pada tahap selanjutnya.

Harapan ke Depan

Pelaksanaan pemeliharaan tahap kedua menegaskan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan mitra konservasi. Partisipasi aktif masyarakat Long Ayap memperkuat rasa kepemilikan terhadap hutan desa dan menjadi fondasi keberhasilan program. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjaga keanekaragaman hayati, serta memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.



Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *