Abstrak
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk mengklasifikasikan penggunaan lahan dan status tutupan lahan serta untuk mengidentifikasi liabilitas dari perubahan penggunaan lahan dalam 5 tahun terakhir dalam konsesi PT Mulia Inti Perkasa (PT MIP), Provinsi Kalimantan Timur. Penilaian ini menggunakan data citra udara Landsat 8 TM dari tahun 2016 hingga 2021 dengan interval 1, peta batas konsesi, baseline tutupan hutan KLHK, dan gambut. Software ArcGIS 10.5 digunakan untuk proses deliniasi informasi tentang penggunaan lahan dan perubahan penggunaan lahan dalam konsesi tersebut. Sistem klasifikasi penggunaan/tutupan lahan dibuat, berdasarkan 6 kategori luas penggunaan lahan dari Pedoman Praktik terbaik IPCC untuk klasifikasi penggunaan lahan. Digitasi secara visual (digitation on screen)digunakan untuk deliniasi dan klasifikasi perubahan tutupan hutan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016, hampir separuh konsesi PT MIP merupakan Hutan Kerapatan Rendah eks HPH (50,25%) dan selebihnya merupakan kebun sawit (46,67%) dan pertanian campuran (3,06%). Konversi Hutan Kerapatan Rendah yang menghasilkan liabilitas terjadi selama tahun-tahun sesudahnya, yang puncak pengembangan kebun sawit terjadi pada tahun 2020 yang telah mengonversi 1.037,25 ha Hutan Kerapatan Rendah. Hasil penilaian ini juga menemukan bahwa dalam rentetan 2016 – 2021, PT MIP telah merubah 2.642,81 ha Hutan Kerapatan Rendah eks HPH.
Kata Kunci: PT MIP, liabilitas, ArcGIS, digitation on screen, IPCC
Jika membutuhkan laporan lengkapnya dapat menghubungi,
Nomor Kantor: Wahyudi – (021)6332058

Leave a Reply